Mengajak dan Berkomentar

“Untung wae ati iki gaweane sing kuoso. Cobo nek made in chino, remuk pas tok tinggal lungo..”

Ada yang tau petikan lagu diatas ? Kalau belum tau, okee mungkin kalian termasuk orang – orang yang membedakan musik berdasarkan kasta, bukan rasa. Padahal sejujurnya, tidak layak jika kita membedakan sesuatu berdasarkan kasta terlebih jika kasta tersebut kita yang membentuk. Sadis. Lagu itu dari dua yang menyebut diri mereka NDX AKA, musisi dari daerah Bantul yang aku bilang mereka produktif banget soal karya. Keren..

Continue reading “Mengajak dan Berkomentar”

Susah Selow

Okee, berapa orang dari kalian yang aktif menyimak perkembangan kehidupan negara saat ini ? Entah kenapa, udah dua hari ini ada hal yang sangat mengganggu ketenangan hati dan pikiran ini. Padahal sebelum sebelumnya kondisi pikiran dan hati yang cenderung ‘nggak peduli’ sama situasi di sekitar itu baik baik aja. Sebelumnya pikiran ini masih berjalan ala – ala quotes Virzha di the Comment, Continue reading “Susah Selow”

Reporter Wannabe

Mungkin buat kalian yang tiap hari mantengin channel atau situs berita, lagi gempar masalah bom yang baru aja sengaja diledakkan di Jakarta. Berita ini udah 2 malem jadi headline setiap saluran berita. UC Browser news yang biasanya nampilin berita receh secontoh “Duh, Kelamaan Duduk Emang Nggak Bagus” aja jadiin berita bom di Jakarta sebagai headline. Bahkan buat kalian yang selalu rutin ngelakuin hal nggak bermanfaat tinggi seperti ngeliatin Story Instagram pun juga bakal tau soal kejadian Bom ini dari sana. Continue reading “Reporter Wannabe”

Klarifikasi

Nulis apaan ya, post pertama nih. Oke, penjelasan aja kenapa pindah ke blog ini mungkin..

Selamat Datang, mungkin sebagian besar dari kalian yang tersesat masuk blog ini karena ngeklik link yang aku share di sosmed. Mungkin ada yang penasaran, kenapa ada blog baru ? Kenapa nggak lanjutin blog yang kemaren aja ? yang kanvas kanvas itu. Jawaban sepelenya sih cuma karena aku penasaran nyoba wordpress. Iya, serius cuma itu. Continue reading “Klarifikasi”